External Landmark (Penanda di Permukaan Tubuh)

Kebanyakan struktur anatomi tidak bisa divisualisasikan secara langsung karena posisinya yang berada di dalam tubuh. Oleh karena itu ahli radiografi harus menggunakan berbagai macam penanda sebagai patokan yang bisa berupa tonjolan, tuberositas, dan indikator eksternal lainnya. Penanda-penanda tersebut digunakan sebagai patokan agar Radiografer dapat menentukan secara akurat posisi struktur tubuh pasien. Biasanya digunakan dalam penempatan central point ataupun batas penempatan kaset radiograf. Cara penggunaan penanda tersebut memungkinkan radiographer  mendapatkan radiograf kualitas optimal untuk berbagai tipe tubuh pasien. Oleh kerana itu seorang radiografer harus memahami dan hafal tentang penanda eksternal agar dapat menghasilkan radiograf yang bermutu dan optimal. Jika cara tersebut tidak digunakan untuk penentuan posisi radiografi atau jika digunakan secara tidak benar, maka  prosentase pengulangan radiograf akan meningkatkan, dengan kata lain radiograf yang akan dihasilkan tidak optimal.
Banyak penanda yang umum digunakan sebagai patokan penentuan posisi struktur tubuh. Berikut ini adalan penanda yang biasa dipakai.

External landmark dihubungkan dengan struktur tubuh pada level yang sama

Struktur tubuh External landmark
Pada area cervical

C1

C2,C3

C3,C4

C5

C7,T1

Pada area thoracal

T1

T2,T3

T4,T5

T7

T9,T10

Pada area lumbar

L2,L3

L4,L5

Pada area sacrum dan coccyx

S1

Coccyx

 

Level mastoid tip

Level angulus mandibula

Level tulang Hyoid

Level Tiroid kartilago/jakun

Level Vert. Prominens

 

Level 5cm sup. Jugular notch

Level jugular notch

Level sternal angle

Level angulus inf. Skapula

Level pross. Xipoideus

 

Level  inf. Costae margin

Level crista iliaca

 

Level anterior sup. Iliaca spine

Level sympisis dan throchanter major

Namun penanda-penanda diatas dapat di aplikasikan pada sebagian besar pasien dan digunakan sebagai pedoman. Pada praktek di lapangan ada variasi dalam anatomis dan kondisi patologis pasien, hal ini mendapat kompensasi posisi secara individual. Kemampuan untuk mengkompensasi dapat diperoleh melalui pengalaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s