Teknik Pemeriksaan Radiografi BNO Sonde

Salam Radiology… kali ini bocah radiography akan membahas tentang bagaimana teknik pemeriksaan untuk BNO Sonde.

Sebelum membahas teknik-tekniknya pertama kita harus tau apa sih Pemeriksaan BNO Sonde itu??? Pemeriksaan BNO Sonde itu adalah pemeriksaan radiologi organ reproduksi wanita bagian dalam pada daerah corpus uterus,  dengan dibantu menggunakan alat yaitu sonde uterus. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui letak alat kontrasepsi pada reproduksi wanita, khususnya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Indikasi untuk pemeriksaan ini biasanya adalah translokasi AKDR yaitu pindahnya AKDR dari tempat semula. Untuk lebih jelasnya tentang pemeriksaan radiografi ini ayoo simak terus bocah radiography. :)

Sebelum pemeriksaan ini dilakukan sebaiknya pasien diminta untuk buang air kecil untuk mengosongkan vesica urinaria agar tidak mengganggu gambaran uterus. Pada pemeriksaan ini proyeksi yang dilakukan adalah Ateroposterior (AP) untuk plan foto dan setelah dimasuki sonde uterus juga menggunakan proyeksi Lateral.

Alat-alat yang di gunakan meliputi

  • Sonde uterus
  • Speculum vagina
  • Disinfektan

Proyeksi Anteroposterior (AP)

Untuk plan foto dan setelah pemasukan sonde utrus

Kaset               :

Ukuran kaset yang digunakan adalah ukuran kaset 24×30 cm diletakkan melintang.

Posisi Pasien   :

Pasien tidur terlentang (supine) dalam posisi lithotomi diatas meja pemeriksaan.

Posisi Objek    :

Atur MSP tubuh pasien tegak lurus dengan meja pemeriksaan. Pastikan tidak ada rotasi pada pelvis agar posisi pelvis benar-benar true AP.

Central Ray    :

Atur arah sinar tegak lurus dengan kaset dan meja pemeriksaan.

Central Point :

Titik bidik pada MSP setinggi 5 cm superior dari simpisis pubis.

Proyeksi Lateral

Untuk foto setelah pemasukan sonde utrus

Kaset               :

Ukuran kaset yang digunakan adalah ukuran kaset 24×30 cm diletakkan melintang.

Posisi Pasien   :

Atur pasien untuk tidur miring (recumbent) pada salah satu sisi.

Posisi Objek    :

Atur MSP tubuh pasien sejajar dengan meja pemeriksaan. Pastikan posisi pelvis true Lateral. Tangan fleksikan ke atas untuk bantalan kepala agar pasien lebih nyaman.

Central Ray    :

Atur arah sinar tegak lurus dengan kaset dan meja pemeriksaan.

Central Point :

Titik bidik pada MCP setinggi trochanter mayor sisi yang jauh dari kaset.

Kriteria Radiograf       :

  • Terdapat gambaran spekulum di rongga Vagina
  • Terdapat gambaran sonde uterus dengan ujungnya menyentuh bagian dari AKDR
  • Dari gambaran itu dapat dilihat pergeseran lokasi AKDR dari tempat seharusnya
About these ads

Tentang bocahradiography

Radiografer Muda lulusan DIII Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Purwokerto Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang
Tulisan ini dipublikasikan di Teknik Radiografi dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s